Pages

Sunday, August 22, 2010

Pelaku Pelecehan Paskibra Diduga Mengidap Kelainan Seks

pelecehan paskibra
Berita menghebohkan seputar pelecehan paskibra atau pelecehan paskibraka yang baru - baru ini santer terdengar rupanya banyak menyita perhatian berbagai kalangan. Bagaimana tidak, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau yang akarab di sebut merupakan sebuah prestasi tertinggi dalam kegiatan ekstrakulikuler Paskibra di sekolah. Namun dengan tersiarnya berita pelecehan paskibra atau pelecehan paskibraka sungguh sangat mencoreng.

pelecehan paskibra
Dua oknum anggota Purna Paskibra Indonesia (PPI) DKI pelaku pelecehan terhadap 14 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) putri terindikasi mengidap kelainan seksual. Hal ini terkuat dari hasil investigasi sementara PPI yang diterima Wakil Gubernur DKI, Prijanto. “Apa yang telah dilaporkan para orang tua siswa anggota Paskibra memang benar adanya. Saya kira pelaku memang memiliki penyimpangan orientasi seksual karena pengaruh pergaulan,” ujar Prijanto di Balaikota, Jumat (20/8).
Untuk itu mantan Aster TNI AD ini meminta tim investigasi PPI meneliti dan mendalami latar belakang kedua oknum senior PPI DKI Jakarta yang berinisial A dan E tersebut. Meski pelaku juga perempuan, namun tetap tindakan tersebut telah melanggar norma dan prosedur. Lebih lanjut Prijanto mengaku telah menginstruksikan Dinas Olah raga dan pemuda (Disorda) DKI untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur hukum. Alasannya karena memang ada unsur pidana menyangkut pelecehan seksual di dalamnya. Mengingat dampak negatif yang ditimbulkan dari para korban akibat trauma setelah kejadian tersebut. “Ini harus proses hukum, dan para orang tua silahkan melaporkannya ke pihak berwajib,” sambungnya.

pelecehan paskibra
Tidak hanya itu, Prijanto menyatakan kejadian ini harus menjadi pengalaman beharga untuk masa yang akan depan. Dan menghimbau PPI DKI untuk lebih selektif dalam memilih instruktur yang akan melatih Paskibra.
“Meski tidak ada hubungan struktural dengan Pemprov DKI, namun pengawasan ketat akan kita lakukan pada organisasi ini,” tandas Prijanto. Sebelumnya pelecehan yang dialami 14 anggota Paskibra DKI ini terungkap setelah orang tua korban melapor ke Disorda DKI bahwa anaknya diminta berlari dari kamar mandi menuju barak perkemahan tanpa mengenakan busana sehelai pun. Jarak antara kamar mandi dan barak perkemahan sepanjang 10 meter.

Kejadian ini terjadi ketika mereka mengikuti bimbingan mental dan fisik yang berlangsung di komplek Pendidikan Pramuka Nasional di Cibubur, pada 2 hingga 6 Juli 2010, lalu. Terkait hal ini, Ketua Komisi E DPRD DKI, Firmansyah, mengatakan akan memanggil Kepala Disorda DKI, Saefullah untuk minta penjelasan soal pelecehan seksual terhadap 14 anggota Paskibra.

“Kita jadwalkan pertemuan ini Senin (23/8) depan. Komisi E juga akan meminta hasil investigasi,” kata Firmansyah. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan oleh oknum instruktur dari PPI DKI Jakarta terhadap anggota Paskibra tersebut, telah mencemarkan nama baik institusi PPI maupun nama baik DKI Jakarta.
“Perbuatan ini harus diselesaikan secara hukum karena ini negara hukum,” ujar Firmansyah. - artis indonesia -

1 comments:

arrojaa.com said...

jangan ada lagi pelecehan terhahdap pelajar dan wanita

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails